menangislah...semoga basah air mata sederas hujan tadi kita membasuh luka dengan terbatas di bawah gigil dedaunanlarutkan saja..larutkan kesedihan kita dukamu akan luka kuaku hendak berkemas menuju jauh pengembaraan patahan doa yang bermalam engkau jejalkan rasanya cukup untuk ku hirup sebagai bekal meski aku belum lagi mengerti securam apa pendakian harus kulalui aku tak ingin menyerah tak hendak mengaku kalah ini jelma pemahaman akan akhir perjalanan tentu perempuan ku tentu aku rindu pada tasbih yang terlafadzkan pada ayat-ayat yang terlantunkan pada sujud yang tak letih kita lengkungkan semuda ini kebersamaan itu saja yang aku pada berpuluh malam kerap nafasmu terabaikan kini..ketika takdir tak lagi banyak memberi waktu tak ada lagi sisa mimpi untuk kurupa sebagai janjia ku menuju hilang tak ada yang bisa ku wariskan selain kenang tak sempurna akan malam-malam sederhana.Tuesday, March 9, 2010
Selamat Datang Ke Blog Jemaah MJC kajang
menangislah...semoga basah air mata sederas hujan tadi kita membasuh luka dengan terbatas di bawah gigil dedaunanlarutkan saja..larutkan kesedihan kita dukamu akan luka kuaku hendak berkemas menuju jauh pengembaraan patahan doa yang bermalam engkau jejalkan rasanya cukup untuk ku hirup sebagai bekal meski aku belum lagi mengerti securam apa pendakian harus kulalui aku tak ingin menyerah tak hendak mengaku kalah ini jelma pemahaman akan akhir perjalanan tentu perempuan ku tentu aku rindu pada tasbih yang terlafadzkan pada ayat-ayat yang terlantunkan pada sujud yang tak letih kita lengkungkan semuda ini kebersamaan itu saja yang aku pada berpuluh malam kerap nafasmu terabaikan kini..ketika takdir tak lagi banyak memberi waktu tak ada lagi sisa mimpi untuk kurupa sebagai janjia ku menuju hilang tak ada yang bisa ku wariskan selain kenang tak sempurna akan malam-malam sederhana.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment